Posts

Showing posts with the label Parkour Indonesia

Semalam di Bojonegoro

Image
  Pagi itu, saya terbangun ±pukul 09.00 dengan perasaan campur aduk di kosnya Firdaus . Ada senangnya, namun ada juga sedihnya. Baru saja tadi subuh saya nobar perempat final Euro 2024 antara Portugal vs Perancis . Namun sayang, pada akhirnya Portugal harus kalah lewat adu penalti setelah 120 menit skornya imbang 0-0. Tentu sebagai penggemar timnas Portugal dan Cristiano Ronaldo saya merasa kecewa, karena turnamen Euro terakhirnya harus berakhir dengan kekalahan. Hanya saja, beredar kabar bahwa dia masih ingin bermain di Piala Dunia 2026. Semoga saja info tersebut benar dan timnas Portugal bisa menjadi juaranya.

Ikut? Tidak? Ikut? Tidak? IKUT!!!

Image
  Bagi yang belum tau, akan saya ceritakan ulang latar belakang saya. Jadi, sejak awal menekuni olahraga parkour, saya selalu menganut aliran parkour non-kompetisi ( old school parkour ). Di samping memang skill yang biasa-biasa saja, saya pun tidak terlalu suka menjadi pusat perhatian karena kepribadian saya yang kebetulan introvert. Alasan utama saya masih menekuni olahraga ini hingga sekarang ya karena aspek kekeluargaannya . Berkat parkour, bersyukur saya bisa mendapat banyak teman dari berbagai kota di Indonesia, bahkan sampai ke luar negeri juga. Bagi saya ini adalah anugerah tak ternilai yang jauh melebihi uang dan kekayaan sekalipun.

Once Upon a Time in Blitar

Image
  It was still ±04.00 AM in the morning, but Yohanes and I already stood by, waiting around Maspion Square for our appointment with Rijalul . It wasn't without reason that the three of us were willing to wake up as early as this. On that day, Saturday, June 24 th 2023, the three of us planned to go to Blitar together to attend the 12 th East Java Parkour Regional Jamming . I rode my motorbike with Yohanes, while Rijalul used his own one.

Suatu Hari di Blitar

Image
Waktu masih menunjukkan ±pukul 04.00 pagi, namun saya dan Yohanes sudah bersiap di sekitar Maspion Square untuk janjian bertemu dengan Rijalul . Tentu bukan tanpa alasan kita bertiga rela bangun subuh-subuh seperti ini. Hari itu, Sabtu 24 Juni 2023, kita bertiga berencana untuk berangkat bareng ke Blitar dalam rangka menghadiri Jamming Regional Parkour Jawa Timur yang ke-12. Saya berboncengan dengan Yohanes, sementara Rijalul menggunakan motor sendiri.

Story from Mojokerto

Image
It was quite hot in Pacet town that noon. I stopped by for a while at An-Nur Mosque to relax and wash my face after ±1.5 hour motorbike trip from Surabaya. Soon after that, I made an appointment with Ijoe , one of my friends from Parkour Surabaya, at his grandmother's house which is located close to the mosque.

Cerita dari Mojokerto

Image
Siang itu cuaca cukup terik di kota Pacet. Sejenak saya mampir ke Masjid An-Nur untuk cuci muka dan melepas lelah setelah menempuh ±1,5 jam perjalanan dari Surabaya menggunakan motor. Tidak lama kemudian, saya pun janjian bertemu dengan Ijoe , salah seorang teman saya dari Parkour Surabaya, di rumah neneknya yang terletak dekat dengan masjid tersebut.

Bondowoso (EN)

Image
After near three years of not visiting, finally I could set my foot in Bondowoso regency  for the second time. This wasn't obviously just an ordinary visit, because on this occasion, Parkour Bondowoso  hosted the 2019 East Java Parkour   Regional Jamming .

Bondowoso (ID)

Image
Setelah hampir tiga tahun tidak berkunjung, untuk kedua kalinya kembali saya menginjakkan kaki di Bondowoso. Tentunya ini bukan sekedar kunjungan biasa, karena Parkour Bondowoso pada kesempatan kali ini menjadi tuan rumah jamming regional (jamreg) Parkour Jawa Timur  2019.

Two Days in Yogyakarta

Image
Finally I did a motorbike-ride again from Surabaya to Yogyakarta since April 2016 , and I did it alone this time. On Saturday, October 6 th 2018, the adventure began around 01.00 AM when I started to turn my bike on. The roadway to Central Java province is more bumpy/uneven compared to the road to Banyuwangi direction because it’s often traversed by trucks and buses. And also, the cold night-breeze really went through my jacket so that I couldn't speed too much. After all, there is no point in being rushed, the most important thing is to arrive safely.

Dua Hari di Yogyakarta

Image
Setelah April 2016 , akhirnya saya kembali merasakan naik motor dari Surabaya ke Yogyakarta. Hanya saja, kali ini saya melakukannya sendirian. Hari Sabtu, 6 Oktober 2018, sekitar pukul 01.00 dini hari segera saya langsung tancap gas. Dibandingkan jalan menuju arah Banyuwangi, jalan menuju arah Jawa Tengah cukup banyak yang bergelombang/tidak rata, dikarenakan memang banyak dilalui oleh truk dan bus. Udara dingin malam itu benar-benar terasa sampai menembus jaket, sehingga saya tidak sanggup bila terlalu ngebut. Lagipula tidak ada gunanya diburu-buru, yang penting bisa sampai ke tujuan dengan selamat.

Adventure in Lombok

Image
I experienced a misfortune recently. Just three weeks before Tropical Jamming 2018 began, my left-knee got injured in a regular parkour training session. Until D-2, when Andreas and I left Surabaya by motorcycle riding, my left-knee hadn’t really 100% recovered yet. As a result, I only could do light training during the event while watching jealously the other friends who were able to do full-strength training.

Petualangan di Lombok

Image
Belum lama ini ketidakberuntungan menghampiri saya. Hanya tiga minggu sebelum Tropical Jamming 2018 dimulai, saya mengalami cedera lutut dalam salah satu sesi latihan parkour. Hingga H-2, saat saya dan Andreas berangkat dari Surabaya dengan mengendarai sepeda motor, lutut saya tidak kunjung sembuh juga. Alhasil selama acara berlangsung saya pun hanya bisa jamming kecil-kecilan saja sambil dengan panas hati melihat teman-teman lain berlatih dengan leluasa.

Parkour Festival Surabaya 2016 Trivia

Image
Videos:  1.  CNN Indonesia (YouTube) 2.  Hamka Wiratama (YouTube) 3.  Angga Alp Flow It (YouTube) 4.  Blade Cam (YouTube) 5.  Hornbill in Flight (YouTube) 6.  Spartarun Solo (YouTube)