Posts

Showing posts with the label Parkour

Petualangan di Bangkok

Image
Sudah ±4,5 tahun sejak terakhir kali saya ngetrip ke luar negeri, yaitu saat ke Malaysia pada tahun 2019 lalu. Dan itu adalah trip terakhir saya sebelum covid melanda , plus berbagai masalah lainnya yang datang bertubi-tubi di tahun 2020. Sekalipun hari ini perekonomian saya belum sepenuhnya pulih, tapi bersyukur keadaannya sudah jauh lebih baik dibanding 4 tahun lalu, dan yang terpenting adalah saya masih dalam keadaan sehat walafiat.

Story from Ledok Amprong

Image
On Saturday, December 5 th 2020, finally East Java Parkour held BJB ( Bukan Jamming Biasa [not just ordinary jamming]). It was the third one after last time held in 2017 in Blitar. BJB is arguably an informal event from East Java Parkour which focuses more on recreation than parkour training itself (as opposed to regional jamming). The purpose of this event is solely just to increase solidarity and kinship among fellow practitioners.

Cerita dari Ledok Amprong

Image
Pada h ari Sabtu, 5 Desember 2020, Parkour Jawa Timur akhirnya kembali menyelenggarakan BJB (Bukan Jamming Biasa) setelah terakhir terlaksana pada tahun 2017 lalu di Blitar. BJB ini bisa dibilang program acara informal dari Parkour Jawa Timur yang lebih berfokus ke rekreasi ketimbang latihan parkournya (kebalikan dari jamming regional). Tujuan acara ini semata-mata hanya untuk meningkatkan keakraban dan kekeluargaan di antara sesama praktisi.

The New Normal

Image
I supposed to be in Germany on this day with Widio Putra a.k.a. Yos , attending Gravity Sucks parkour event in Hamburg. And for the next ± 30 days, we should have been there exploring the country, (maybe) watching live Euro 2020 in the football stadium, and also training parkour together with fellow participants from various countries. BUT…this covid-19 pandemic ruins everything. The committees cancelled the event, and that means, our preparations for the past two years have ended in vain.

Penang & KL di Akhir Tahun

Image
Karena ada suatu keperluan di tanggal 22 Desember, maka saat polling pemilihan tanggal acara  End Year Jam , di antara dua opsi yang diberikan saya memilih tanggal 14-15 Desember. Namun hasil polling berkata lain, mayoritas pemilih (65%) menginginkan acara diselenggarakan tanggal 20-21 Desember. Awalnya saya berpikir masih bisa ikut acara secara penuh, namun tidak lama kemudian acara  diumumkan  berubah  tanggalnya  menjadi 21-22 Desember. Sampai di sini saya masih berpikir positif, karena saya pikir masih bisa ikut di  hari pertama saja.

Bondowoso (EN)

Image
After near three years of not visiting, finally I could set my foot in Bondowoso regency  for the second time. This wasn't obviously just an ordinary visit, because on this occasion, Parkour Bondowoso  hosted the 2019 East Java Parkour   Regional Jamming .

Bondowoso (ID)

Image
Setelah hampir tiga tahun tidak berkunjung, untuk kedua kalinya kembali saya menginjakkan kaki di Bondowoso. Tentunya ini bukan sekedar kunjungan biasa, karena Parkour Bondowoso pada kesempatan kali ini menjadi tuan rumah jamming regional (jamreg) Parkour Jawa Timur  2019.

Short Visit to Malaysia

Image
Few months ago, Andreas and I were offered Air Asia promo tickets to Kuala Lumpur by a non-parkour friend of Andreas named Randi. After going through some considerations, I agreed to buy it. And finally, there were 7 people joined this Malaysia trip: me, Andreas , Irfa (Andreas' wife), Randi, Lita (Randi's wife), Sherra (Randi's sister), and Eriga (Lita's brother).

Kunjungan Singkat ke Malaysia

Image
Beberapa bulan yang lalu, saya dan Andreas ditawari tiket pesawat promo Air Asia tujuan Kuala Lumpur oleh salah seorang teman non-parkour Andreas yang bernama Mas Randi. Setelah melalui beberapa pertimbangan, saya pun setuju untuk mengambil tiket tersebut. Jadilah pada akhirnya 7 orang yang ikut ke Malaysia, yaitu saya, Andreas , Irfa (istri Andreas), Mas Randi, Lita (istri Mas Randi), Sherra (adik Mas Randi), dan Eriga (adik Lita).

Adventure With Bernard Lim

Image
Dec 31 st  2018 A friend of mine from TOFU Parkour Malaysia came to Surabaya on that day. His name is Bernard Lim . It's really nice to meet him again after LCG 2017  and PKMY End Year Jam 2017 . After picking him up at Juanda International Airport around 03:00 PM, we took a rest for a while in my place.

Petualangan Bersama Bernard Lim

Image
31 Des 2018 Hari ini saya kedatangan seorang teman dari  TOFU Parkour Malaysia  yang bernama Bernard Lim . Sungguh senang rasanya bisa kembali berjumpa dengan dia setelah di LCG 2017 dan PKMY End Year Jam 2017 . Setelah menjemput dia di Bandara Juanda sekitar pukul 15.00, kita beristirahat sejenak di kos saya.

Once Upon a Time in Vietnam

Image
The weather was clear that night in Kuala Lumpur. Around 11:00 PM; Ian, Mariann, and I were chilling out for a while at one of Indian restaurants in town called Bala's Banana Leaf . For the umpteenth time, thankfully I was able to meet them again after attending their wedding in the Philippines last November 2016 . Just info, they had decided to stay in Malaysia since the last few months.

Suatu Hari di Vietnam

Image
Cuaca malam itu di Kuala Lumpur cukup cerah. Sekitar pukul 23.00; saya, Ian, dan Mariann bersantai sejenak di salah satu restoran India yang bernama  Bala's Banana Leaf . Bersyukur untuk kesekian kalinya saya dapat berjumpa lagi dengan mereka setelah menghadiri pernikahannya di Filipina pada November 2016 lalu. Sekedar info, sejak beberapa bulan terakhir ini mereka telah memutuskan untuk tinggal di Malaysia.

Two Days in Yogyakarta

Image
Finally I did a motorbike-ride again from Surabaya to Yogyakarta since April 2016 , and I did it alone this time. On Saturday, October 6 th 2018, the adventure began around 01.00 AM when I started to turn my bike on. The roadway to Central Java province is more bumpy/uneven compared to the road to Banyuwangi direction because it’s often traversed by trucks and buses. And also, the cold night-breeze really went through my jacket so that I couldn't speed too much. After all, there is no point in being rushed, the most important thing is to arrive safely.

Dua Hari di Yogyakarta

Image
Setelah April 2016 , akhirnya saya kembali merasakan naik motor dari Surabaya ke Yogyakarta. Hanya saja, kali ini saya melakukannya sendirian. Hari Sabtu, 6 Oktober 2018, sekitar pukul 01.00 dini hari segera saya langsung tancap gas. Dibandingkan jalan menuju arah Banyuwangi, jalan menuju arah Jawa Tengah cukup banyak yang bergelombang/tidak rata, dikarenakan memang banyak dilalui oleh truk dan bus. Udara dingin malam itu benar-benar terasa sampai menembus jaket, sehingga saya tidak sanggup bila terlalu ngebut. Lagipula tidak ada gunanya diburu-buru, yang penting bisa sampai ke tujuan dengan selamat.

Jamming Regional 2018 Parkour Jawa Timur @Tulungagung

Image

Malang, Singapore, Bali (EN)

Image
Wednesday, June 20 th , 2018, I supposed to sleep peacefully that night while waiting for my flight to Singapore on the next day. However, the reality was totally different.  Andreas and I were still at the convection place in  Malang  until early Thursday morning, waiting for completion of ±250 LCG T-shirts. In a hurry, we immediately returned to Surabaya around 04.00 AM by motorcycle because we hadn't even packed our stuff yet! Whereas our flight would depart at 11.00 AM, which meant we had to do the check-in since ±09.30 AM. In a situation like this we didn't even think of sleeping, we were much more worried if we missed the flight.

Malang, Singapore, Bali (ID)

Image
Rabu, 20 Juni 2018, seharusnya malam itu saya sedang tidur nyenyak dalam keadaan tenang menanti keberangkatan ke Singapore keesokan harinya. Namun fakta berkata lain, hingga Kamis subuh saya dan Andreas ternyata masih berada di tempat konveksi di Malang menunggu penyelesaian  ± 250 kaos LCG . Dengan terburu-buru, sekitar pukul 04.00 kita pun segera pulang ke Surabaya menggunakan sepeda motor karena belum packing barang sedikit pun! Padahal pesawat akan berangkat pukul 11.00, yang berarti kita harus boarding sejak  ±pukul  09.30. Kalau sudah seperti ini boro-boro memikirkan tidur, kita jauh lebih khawatir bila sampai terlambat ke bandara.

Story from Malaysia

Image
Not enough sleep and full of boredom are the risk that should be borne if one arrives at the destination airport around post-midnight (±01.00 AM), while the earliest bus from airport to city is at 05.15. That’s what I and Andreas felt that night in Kuala Lumpur International Airport 2 (KLIA 2). Imagine how saturated we were at that time, idling and doing nothing for hours, so boring. But…apart from that, we also felt so much enthusiasm for the upcoming event on the next 2 days: Parkour Malaysia Annual Year End Jam , that would be held on December 16 th 2017.

Cerita dari Malaysia

Image
Tidur yang tidak nyenyak dan rasa bosan adalah resiko yang harus ditanggung apabila tiba di bandara tujuan pada waktu subuh (±pukul 01.00), sementara kloter pertama keberangkatan bis bandara menuju pusat kota adalah pukul 05.15, sehingga bisa dibayangkan betapa jenuhnya saya dan Andreas pada saat itu, luntang-lantung tanpa tujuan di Kuala Lumpur International Airport 2 (KLIA 2). Tapi, di balik kebosanan yang kita alami, terselip juga rasa antusias yang luar biasa, karena dalam waktu 2 hari ke depan, kita akan menghadiri Parkour Malaysia Annual Year End Jam 2017 yang akan diadakan pada tanggal 16 Desember 2017.