Posts

Showing posts with the label Bahasa Indonesia

Semalam di Bojonegoro

Image
  Pagi itu, saya terbangun ±pukul 09.00 dengan perasaan campur aduk di kosnya Firdaus . Ada senangnya, namun ada juga sedihnya. Baru saja tadi subuh saya nobar perempat final Euro 2024 antara Portugal vs Perancis . Namun sayang, pada akhirnya Portugal harus kalah lewat adu penalti setelah 120 menit skornya imbang 0-0. Tentu sebagai penggemar timnas Portugal dan Cristiano Ronaldo saya merasa kecewa, karena turnamen Euro terakhirnya harus berakhir dengan kekalahan. Hanya saja, beredar kabar bahwa dia masih ingin bermain di Piala Dunia 2026. Semoga saja info tersebut benar dan timnas Portugal bisa menjadi juaranya.

Petualangan di Bangkok

Image
Sudah ±4,5 tahun sejak terakhir kali saya ngetrip ke luar negeri, yaitu saat ke Malaysia pada tahun 2019 lalu. Dan itu adalah trip terakhir saya sebelum covid melanda , plus berbagai masalah lainnya yang datang bertubi-tubi di tahun 2020. Sekalipun hari ini perekonomian saya belum sepenuhnya pulih, tapi bersyukur keadaannya sudah jauh lebih baik dibanding 4 tahun lalu, dan yang terpenting adalah saya masih dalam keadaan sehat walafiat.

Ikut? Tidak? Ikut? Tidak? IKUT!!!

Image
  Bagi yang belum tau, akan saya ceritakan ulang latar belakang saya. Jadi, sejak awal menekuni olahraga parkour, saya selalu menganut aliran parkour non-kompetisi ( old school parkour ). Di samping memang skill yang biasa-biasa saja, saya pun tidak terlalu suka menjadi pusat perhatian karena kepribadian saya yang kebetulan introvert. Alasan utama saya masih menekuni olahraga ini hingga sekarang ya karena aspek kekeluargaannya . Berkat parkour, bersyukur saya bisa mendapat banyak teman dari berbagai kota di Indonesia, bahkan sampai ke luar negeri juga. Bagi saya ini adalah anugerah tak ternilai yang jauh melebihi uang dan kekayaan sekalipun.

Suatu Hari di Blitar

Image
Waktu masih menunjukkan ±pukul 04.00 pagi, namun saya dan Yohanes sudah bersiap di sekitar Maspion Square untuk janjian bertemu dengan Rijalul . Tentu bukan tanpa alasan kita bertiga rela bangun subuh-subuh seperti ini. Hari itu, Sabtu 24 Juni 2023, kita bertiga berencana untuk berangkat bareng ke Blitar dalam rangka menghadiri Jamming Regional Parkour Jawa Timur yang ke-12. Saya berboncengan dengan Yohanes, sementara Rijalul menggunakan motor sendiri.

Cerita dari Mojokerto

Image
Siang itu cuaca cukup terik di kota Pacet. Sejenak saya mampir ke Masjid An-Nur untuk cuci muka dan melepas lelah setelah menempuh ±1,5 jam perjalanan dari Surabaya menggunakan motor. Tidak lama kemudian, saya pun janjian bertemu dengan Ijoe , salah seorang teman saya dari Parkour Surabaya, di rumah neneknya yang terletak dekat dengan masjid tersebut.

Cerita dari Ledok Amprong

Image
Pada h ari Sabtu, 5 Desember 2020, Parkour Jawa Timur akhirnya kembali menyelenggarakan BJB (Bukan Jamming Biasa) setelah terakhir terlaksana pada tahun 2017 lalu di Blitar. BJB ini bisa dibilang program acara informal dari Parkour Jawa Timur yang lebih berfokus ke rekreasi ketimbang latihan parkournya (kebalikan dari jamming regional). Tujuan acara ini semata-mata hanya untuk meningkatkan keakraban dan kekeluargaan di antara sesama praktisi.

Kesalahan Terbesar

Image
Sudah 4 bulan lebih sejak saya vakum dari semua sosial media. Tentunya telah banyak ketinggalan berita dari teman-teman yang lain sejak terakhir aktif ±akhir Juli lalu. Bersyukur sekarang sudah bisa bersosmed seperti sediakala lagi. Bila ada yang bertanya-tanya apa yang terjadi selama ini, akan segera saya ceritakan semuanya dari awal hingga akhir.

Penang & KL di Akhir Tahun

Image
Karena ada suatu keperluan di tanggal 22 Desember, maka saat polling pemilihan tanggal acara  End Year Jam , di antara dua opsi yang diberikan saya memilih tanggal 14-15 Desember. Namun hasil polling berkata lain, mayoritas pemilih (65%) menginginkan acara diselenggarakan tanggal 20-21 Desember. Awalnya saya berpikir masih bisa ikut acara secara penuh, namun tidak lama kemudian acara  diumumkan  berubah  tanggalnya  menjadi 21-22 Desember. Sampai di sini saya masih berpikir positif, karena saya pikir masih bisa ikut di  hari pertama saja.

Bondowoso (ID)

Image
Setelah hampir tiga tahun tidak berkunjung, untuk kedua kalinya kembali saya menginjakkan kaki di Bondowoso. Tentunya ini bukan sekedar kunjungan biasa, karena Parkour Bondowoso pada kesempatan kali ini menjadi tuan rumah jamming regional (jamreg) Parkour Jawa Timur  2019.

Kunjungan Singkat ke Malaysia

Image
Beberapa bulan yang lalu, saya dan Andreas ditawari tiket pesawat promo Air Asia tujuan Kuala Lumpur oleh salah seorang teman non-parkour Andreas yang bernama Mas Randi. Setelah melalui beberapa pertimbangan, saya pun setuju untuk mengambil tiket tersebut. Jadilah pada akhirnya 7 orang yang ikut ke Malaysia, yaitu saya, Andreas , Irfa (istri Andreas), Mas Randi, Lita (istri Mas Randi), Sherra (adik Mas Randi), dan Eriga (adik Lita).

Petualangan Bersama Bernard Lim

Image
31 Des 2018 Hari ini saya kedatangan seorang teman dari  TOFU Parkour Malaysia  yang bernama Bernard Lim . Sungguh senang rasanya bisa kembali berjumpa dengan dia setelah di LCG 2017 dan PKMY End Year Jam 2017 . Setelah menjemput dia di Bandara Juanda sekitar pukul 15.00, kita beristirahat sejenak di kos saya.

Suatu Hari di Vietnam

Image
Cuaca malam itu di Kuala Lumpur cukup cerah. Sekitar pukul 23.00; saya, Ian, dan Mariann bersantai sejenak di salah satu restoran India yang bernama  Bala's Banana Leaf . Bersyukur untuk kesekian kalinya saya dapat berjumpa lagi dengan mereka setelah menghadiri pernikahannya di Filipina pada November 2016 lalu. Sekedar info, sejak beberapa bulan terakhir ini mereka telah memutuskan untuk tinggal di Malaysia.

Dua Hari di Yogyakarta

Image
Setelah April 2016 , akhirnya saya kembali merasakan naik motor dari Surabaya ke Yogyakarta. Hanya saja, kali ini saya melakukannya sendirian. Hari Sabtu, 6 Oktober 2018, sekitar pukul 01.00 dini hari segera saya langsung tancap gas. Dibandingkan jalan menuju arah Banyuwangi, jalan menuju arah Jawa Tengah cukup banyak yang bergelombang/tidak rata, dikarenakan memang banyak dilalui oleh truk dan bus. Udara dingin malam itu benar-benar terasa sampai menembus jaket, sehingga saya tidak sanggup bila terlalu ngebut. Lagipula tidak ada gunanya diburu-buru, yang penting bisa sampai ke tujuan dengan selamat.

Jamming Regional 2018 Parkour Jawa Timur @Tulungagung

Image

Malang, Singapore, Bali (ID)

Image
Rabu, 20 Juni 2018, seharusnya malam itu saya sedang tidur nyenyak dalam keadaan tenang menanti keberangkatan ke Singapore keesokan harinya. Namun fakta berkata lain, hingga Kamis subuh saya dan Andreas ternyata masih berada di tempat konveksi di Malang menunggu penyelesaian  ± 250 kaos LCG . Dengan terburu-buru, sekitar pukul 04.00 kita pun segera pulang ke Surabaya menggunakan sepeda motor karena belum packing barang sedikit pun! Padahal pesawat akan berangkat pukul 11.00, yang berarti kita harus boarding sejak  ±pukul  09.30. Kalau sudah seperti ini boro-boro memikirkan tidur, kita jauh lebih khawatir bila sampai terlambat ke bandara.

Petualangan di Lombok

Image
Belum lama ini ketidakberuntungan menghampiri saya. Hanya tiga minggu sebelum Tropical Jamming 2018 dimulai, saya mengalami cedera lutut dalam salah satu sesi latihan parkour. Hingga H-2, saat saya dan Andreas berangkat dari Surabaya dengan mengendarai sepeda motor, lutut saya tidak kunjung sembuh juga. Alhasil selama acara berlangsung saya pun hanya bisa jamming kecil-kecilan saja sambil dengan panas hati melihat teman-teman lain berlatih dengan leluasa.

Cerita dari Malaysia

Image
Tidur yang tidak nyenyak dan rasa bosan adalah resiko yang harus ditanggung apabila tiba di bandara tujuan pada waktu subuh (±pukul 01.00), sementara kloter pertama keberangkatan bis bandara menuju pusat kota adalah pukul 05.15, sehingga bisa dibayangkan betapa jenuhnya saya dan Andreas pada saat itu, luntang-lantung tanpa tujuan di Kuala Lumpur International Airport 2 (KLIA 2). Tapi, di balik kebosanan yang kita alami, terselip juga rasa antusias yang luar biasa, karena dalam waktu 2 hari ke depan, kita akan menghadiri Parkour Malaysia Annual Year End Jam 2017 yang akan diadakan pada tanggal 16 Desember 2017.

Satu Malam di Pantai Serang

Image
Sore itu, di hari Sabtu tanggal 18 November 2017, sebagian besar anak-anak Parkour Jawa Timur berkumpul bersama di Pantai Serang . Rasa lelah setelah menempuh ±1,5 jam perjalanan naik motor dari Kota Blitar terbayar dengan indahnya pemandangan pantai, ditambah lagi nantinya bisa melihat matahari terbenam langsung dari sini. Tentu saja kita semua berkumpul bukannya tanpa tujuan, karena ini adalah program acara informal dari Parkour Jawa Timur yang bernama “Bukan Jamming Biasa” (BJB) . BJB bisa dibilang semacam acara camping, kumpul-kumpul, dan main bersama. Tujuan diadakan acara ini semata-mata untuk meningkatkan keakraban dan kekeluargaan di antara praktisi Parkour Jawa Timur.

Dari Palangkaraya ke Banjarmasin

Image
Setelah  ± 1 jam jamming parkour di sekitar Jembatan Kahayan; saya, Jeffri, Jovi, dan Fauzan memutuskan berenang sekaligus latihan flip di sungai bawah jembatan tersebut, sementara Andreas lebih memilih berlatih mengendalikan drone sambil mendokumentasikan kegiatan kita. Sekalipun siang itu cuaca cukup panas, namun momen tersebut tetap merupakan pengalaman yang berkesan, karena hari itu, Jumat, 20 Oktober 2017, untuk pertama kalinya saya menginjakkan kaki di tanah Kalimantan. Beberapa jam sebelumnya baru saja saya mendarat di Bandara Tjilik Riwut bersama Jeffri, di mana kebetulan juga dia sekalian pulang mengunjungi keluarganya di Palangkaraya.

Petualangan Bromo

Image
Jujur, mengendarai sepeda motor dengan susah payah melewati jalan berpasir disertai angin kencang bukanlah sesuatu yang menyenangkan. Jangankan mau ngebut, untuk mengatur jarak pandang dan bernafas saja susahnya minta ampun. Namun di balik segala kesulitan tersebut, kami berdelapan tetap melalui “badai pasir” ini dengan semangat demi bisa segera tiba di Gunung Bromo.