Posts

Showing posts with the label Malang

Story from Ledok Amprong

Image
On Saturday, December 5 th 2020, finally East Java Parkour held BJB ( Bukan Jamming Biasa [not just ordinary jamming]). It was the third one after last time held in 2017 in Blitar. BJB is arguably an informal event from East Java Parkour which focuses more on recreation than parkour training itself (as opposed to regional jamming). The purpose of this event is solely just to increase solidarity and kinship among fellow practitioners.

Cerita dari Ledok Amprong

Image
Pada h ari Sabtu, 5 Desember 2020, Parkour Jawa Timur akhirnya kembali menyelenggarakan BJB (Bukan Jamming Biasa) setelah terakhir terlaksana pada tahun 2017 lalu di Blitar. BJB ini bisa dibilang program acara informal dari Parkour Jawa Timur yang lebih berfokus ke rekreasi ketimbang latihan parkournya (kebalikan dari jamming regional). Tujuan acara ini semata-mata hanya untuk meningkatkan keakraban dan kekeluargaan di antara sesama praktisi.

Adventure With Bernard Lim

Image
Dec 31 st  2018 A friend of mine from TOFU Parkour Malaysia came to Surabaya on that day. His name is Bernard Lim . It's really nice to meet him again after LCG 2017  and PKMY End Year Jam 2017 . After picking him up at Juanda International Airport around 03:00 PM, we took a rest for a while in my place.

Petualangan Bersama Bernard Lim

Image
31 Des 2018 Hari ini saya kedatangan seorang teman dari  TOFU Parkour Malaysia  yang bernama Bernard Lim . Sungguh senang rasanya bisa kembali berjumpa dengan dia setelah di LCG 2017 dan PKMY End Year Jam 2017 . Setelah menjemput dia di Bandara Juanda sekitar pukul 15.00, kita beristirahat sejenak di kos saya.

Eksplor Jawa Timur Bersama CP, Sulaiman, dan Zack

Image
Sejak ±pukul 9 pagi; saya, Andreas, dan Jibrel sudah bersiap-siap di terminal kedatangan Bandara Juanda. Hari itu, 17 Agustus 2017, adalah hari yang cukup spesial. Selain karena bertepatan dengan HUT kemerdekaan RI, hari itu juga Parkour Surabaya kedatangan 3 orang tamu dari Singapore : Koh Chen Pin (CP) , Sulaiman, dan Zack. Mereka datang untuk meramaikan acara Parkour Festival Surabaya 2017 . Dan khusus CP, dia juga bakal menjadi juri di kompetisi freestyle. Namun sebelum disibukkan dengan segala hiruk-pikuk acara pada tanggal 21-23 Agustus, tentunya kita berenam ingin refreshing dulu sejenak.

Exploring East Java With CP, Sulaiman, and Zack

Image
Since ±9.00 AM in the morning; Andreas, Jibrel, and I had been getting ready at the arrival terminal of Juanda International Airport. That day, August 17 th 2017, was a special day. Beside coinciding with National Day of Indonesia, on that day Parkour Surabaya had 3 special guests from Singapore : Koh Chen Pin (CP) , Sulaiman, and Zack. They came to enliven Surabaya Parkour Festival 2017 , and CP himself would be one of the four judges in freestyle competition. But before we’re busy with all the event uproar on 21 st  - 23 rd August, we obviously wanted to refresh our mind for a moment.

73 Km Southern From Malang City

Image
There were only Brex, Andreas, and I who were lounging on the beach with mat covered. It was around 9 PM, and everything around us was almost completely dark, while the light source was only from our mobile phone and the vague light from other camping tents. For the second time in my life, finally I could feel the outdoor-overnight-staying, far from the city hustle-bustle, something that I hadn’t experienced yet since 8 th grade school.

73 Km Dari Selatan Kota Malang

Image
Hanya ada saya, Brex, dan Andreas yang saat itu tidur-tiduran di atas pasir pantai beralaskan matras. Waktu itu sekitar pukul 9 malam, dan keadaan di sekeliling hampir gelap gulita, sumber cahaya pun hanya dari HP serta penerangan samar-samar beberapa tenda orang lain yang juga camping. Untuk kedua kalinya dalam hidup akhirnya saya bisa merasakan bermalam di alam bebas, jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, sesuatu yang belum saya alami lagi sejak kelas 2 SMP.